Apa Saja Dampak Pandemi Terhadap Kegiatan Eksport dan Import Indonesia?

Adanya pandemi covid 19, membuat pemerintah dari berbagai negara menerapkan segala peraturan yang berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat. Dimulai dari lockdown, PSBB, PPKM, dan masih banyak istilah lain. Lalu, apa saja dampak pandemi terhadap kegiatan eksport dan import Indonesia?

dampak pandemi terhadap kegiatan eksport dan import

Foto oleh Pixabay dari Pexels

Dampak Pandemi Terhadap Kegiatan Eksport dan Import Indonesia yang Paling Terasa Hingga Saat Ini

Tak bisa dipungkiri, adanya pandemi Covid 19, telah mengubah semua aktivitas keseharian masyarakat dunia. Tak terkecuali dengan masyarakat Indonesia. Salah satu yang paling terlihat, yaitu pada bisnis export import di Indonesia. Dampak apa saja yang sangat terasa pada bisnis ini? Berikut penjelasannya!

Dalam perkembangan eksport, bisa dikatakan hampir segala sektor di bidang ini  mulai mengalami penurunan. Namun, 2 sektor yang mengalami dampak penurunan paling besar adalah sektor logistic dan perdagangan. Bahkan penurunannya mencapai 50 persen. Dari sektor pertanian juga mengalami penurunan ekspor mulai dari kelapa sawit, karet, kopi, kakao, dan lain sebagainya.

Dua negara tujuan eksport kelapa sawit Indonesia adalah Tiongkok dan India, yang  mengalami penurunan dengan nilai pangsa ekspor 29,94 % pada tahun 2019 dan 28,47% pada 2020. Sedangkan untuk kakao, 2 negara tujuan ekspor terbesar adalah Amerika Serikat dan Malaysia, dengan mengalami kenaikan dari 2019 ke 2020.

Terakhir, untuk kopi, negara utama tujuan eksport kopi adalah Amerika Serikat dan Malaysia. Namun mengalami penurunan dari tahun 2019 ke 2020. Sama halnya dengan kegiatan eksport, kegiatan import di Indonesia juga mengalami penurunan. Kegiatan eksport import, business to business bahkan mengalami penurunan hingga 80 persen.

Sedangkan pengiriman barang dari business to customer, dan antar customer mengalami kenaikan. Beberapa hal yang dikeluhkan oleh pengusaha, antara lain meningkatnya biaya pengiriman barang yang meningkat secara drastis.

Jangankan pengiriman ke luar negeri, pengiriman antar daerah pun mengalami kendala. Dikarenakan adanya peraturan yang berkaitan dengan pembatasan kegiatan sosial masyarakat. Seperti PSBB yang dilakukan pada tahun 2020, dan PPKM yang dilakukan di 2021. Jelas, dari sektor perdagangan, akan berimbas ke sektor logistic, sebagai pengantar barang dagangan tersebut.

Adanya pandemi Covid 19 sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekspor dan impor yang dilakukan oleh suatu Negara. Tak hanya Indonesia, namun berbagai Negara di dunia mengalami penurunan nilai eksport dan import secara tajam. Terutama di sektor perdagangan dan logistic.

Untuk meningkatkan kembali kegiatan eksport dan import  Indonesia, jika Anda merupakan pengusaha, tidak usah khawatir. Serahkan saja aktivitas pengiriman barang dagangan Anda melalui jasa Prima logistics. Karena Prima logistics dapat mengirimkan barang ke seluruh lokasi, dengan jaminan barang tetap aman, dengan waktu yang cepat, dan harga yang terjangkau.

Adanya kerjasama yang dilakukan oleh pengusaha dan jasa pengiriman dari Prima logistics dapat mengurangi dampak pandemi terhadap kegiatan eksport dan import di Indonesia. Sehingga kedepannya tingkat kegiatan eksport dan import  Indonesia dapat mengalami kenaikan, dan meningkat kembali.

Demikian, informasi mengenai dampak pandemi terhadap kegiatan eksport dan import  Indonesia. Bukan hanya Indonesia yang mengalami dampak negatif dari adanya pandemi, namun seluruh negara di dunia. Mulai dari penurunan komoditas di sektor logistic, perdagangan, dan sektor lainnya. Semoga informasi ini, dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 + eight =